Trader

Hai, Rupawan People! Buat kalian yang kerap berkutat dengan investasi saham dan sejenisnya, pastinya cukup familiar dengan trader. Para trader ini merupakan sosok yang membuat dunia investasi terasa menarik, sehingga bisa membuat calon investor banyak yang tertarik.

Trader

Profesi ini belakangan cukup nge-tren, apalagi dengan dukungan teknologi yang semakin canggih. Seorang trader umumnya bekerja untuk sebuah lembaga yang bergerak di bidang keuangan untuk memperdagangkan produk investasi di pasar keuangan bebas. Mereka bekerja dengan melakukan pembelian dan penjualan instrumen investasi yang memiliki beragam jenis.

Pada prinsipnya, transaksi pembelian aset keuangan yang dilakukan ketika harga sedang turun dan menjualnya kembali ketika harganya mulai naik supaya mendapatkan keuntungan. Biasanya, perdagangan ini dilakukan atas nama individu, perusahaan, maupun lembaga investasi, seperti perusahaan pengelola dana pensiun dan bank. Seorang trader terbiasa bekerja di lingkungan yang serba cepat, menggunakan penilaian dan pengalaman mereka agar bisa menghasilkan keuntungan bagi kliennya.

Kegiatan jual beli saham atau trading sendiri bertujuan untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal dalam jangka waktu yang singkat. Mereka melakukan trading dengan berbekal analisa dan strategi yang bagus agar bisa menghindari atau menekan adanya kerugian.

Saat berinvestasi, seorang investor cenderung berfokus pada masalah fundamental produk yang nantinya akan dibeli. Sementara para trader akan lebih berfokus dengan kondisi dan sentimen pasar.

Profil Industri Pekerjaan Trader

Industri satu ini termasuk industri dengan tingkat kompetisi yang cukup tinggi. Mereka dibayar dengan kombinasi bonus dan gaji yang cukup besar sesuai hasil kerjanya saat melakukan transaksi trading. Pekerjaan ini banyak tersedia di berbagai kota di seluruh dunia.

Mereka yang sudah mahir sebagai trader, bisa masuk ke berbagai jenis pasar investasi, dari pasar saham, forex, komoditi maupun futures. Salah satu trader dunia yang cukup sukses ada George Soros, pendiri dari Quantum Fund.


Serba-serbi Pekerjaan Trader yang Harus Kamu Ketahui

Pekerjaan di bidang trader ini terbilang cukup berisiko, terlebih jika mereka yang terjun ke dunia trader tidak memiliki kemampuan dan minat di bidang ini. Selain harus pintar dalam "berdagang", mereka juga harus punya strategi yang ciamik agar mendapatkan keuntungan berlipat. Tertarik mencoba berkarir sebagai seorang trader? Simak dulu yuk serba-serbi menariknya berikut.

😊 Minat yang Dibutuhkan Sebagai Seorang Trader

Sama halnya dengan jenis profesi yang lainnya, menjadi trader pun juga perlu didasari dengan minat. Agar pekerjaan yang dijalankan bisa memberikan hasil yang maksimal. Berikut ini beberapa minat yang perlu kamu miliki jika ingin menjadi seorang trader.

  • Ilmu ekonomi, ilmu ini menjadi dasar yang cukup penting untuk menjadi seorang trader. Karena sangat berkaitan dengan cara-cara manusia dalam upaya memenuhi dan menciptakan kemakmuran atau keuntungan, baik untuk dirinya maupun orang lain.
  • Keuangan, memiliki pemahaman tentang keuangan sangat dibutuhkan dalam melakukan kegiatan trading. Karena setiap keputusan yang diambil punya pengaruh terhadap seberapa besar keuntungan (uang) yang akan diperoleh dari hasil trading tersebut.
  • Matematika, ilmu ini menjadi sangat penting dalam aktivitas trading karena sangat berkaitan dengan pengaturan posisi dalam membangun ekuitas, termasuk bagaimana menilai suatu risiko saat mulai bertransaksi.
  • Financial market, memahami tentang sebuah pasar di mana orang-orang memperdagangkan sekuritas keuangan dan derivatif dengan biaya transaksi rendah. Pasar yang dimaksud disini adalah bursa saham atau bursa komoditas.
  • Akuntansi, dalam trading pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola laporan keuangan, neraca, laba rugi juga termasuk hal penting yang mendasar. Agar seseorang bisa mengetahui seberapa besar keuntungan atau kerugian yang dialami saat bertransaksi.
  • Ilmu bisnis, sama seperti transaksi jual beli pada umumnya. Agar bisa melakukan trading produk keuangan, kamu perlu memahami bagaimana memasarkannya, termasuk mengelola pembukuan keuangan dan juga menentukan strategi yang tepat agar bisa mendapatkan keuntungan lebih.
  • Teknologi Informasi, dalam trading kemampuan mengoperasikan komputer sangat dibutuhkan, apalagi sebagian besar transaksi trading sebagian besar dilakukan secara digital.

🎓 Kualifikasi untuk Menjadi Seorang Trader

Kemampuan trader sesungguhnya bisa dimiliki secara otodidak alias bisa dipelajari sendiri tanpa perlu mengenyam pendidikan formal. Namun, sekarang ini gelar sarjana S1 menjadi salah satu persyaratan dasar yang banyak diminta oleh perusahaan keuangan, ketika kamu ingin melamar di posisi ini.

Untuk itu, kamu perlu menyelesaikan pendidikan sarjana lebih dulu jika memang tertarik berkarir di bidang ini. Ada beberapa jurusan yang lebih diminati perusahaan saat memilih kandidat, misalnya jurusan yang terkait dengan bisnis, keuangan, perbankan, ekonomi atau matematika.

⛱️ Gaya Hidup Seorang Trader

Seorang trader bisa bekerja berjam-jam setiap harinya dari jam 7 pagi hingga 7 malam, dari hari Senin hingga Jumat. Jam kerjanya sendiri pun cukup bervariasi, bahkan mungkin bisa lebih lama untuk para pemula. Sebagian besar pekerjaan mereka lebih berbasis layar komputer, jadi perlu fokus yang lebih.

Ini karena mereka mungkin perlu mengadakan pertemuan atau rapat atau sekedar mempersiapkan apa yang perlu dilakukan setelah pasar ditutup. Maupun untuk melihat dan memantau seperti apa pergerakan pasar yang ada di seluruh dunia.

🧑‍💻 Lokasi Tempat Kerja Seorang Trader

Umumnya seorang trader bekerja di dalam kantor, karena sebagian besar kegiatan transaksi trading dilakukan secara digital melalui perangkat komputer. Sebagian besar peluang kerja cenderung lebih mudah ditemukan di pusat-pusat keuangan dan ekonomi. Di level dunia, ada New York, London, dan juga Tokyo, sementara di level nasional ada di Jakarta dan Surabaya.

🎯 Fakta dan Realita Pekerjaan Sebagai Seorang Trader

Pekerjaan ini bisa sangat menuntut dan penuh tantangan yang terkadang bisa membuat seseorang mengalami stres. Seorang trader harus unggul di lingkungan kerjanya yang sangat kompetitif dan penuh tekanan. Mereka juga harus punya skill dan strategi yang mumpuni dan mampu mengaplikasikannya secara nyata.


Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Trader

Berkarir di dunia trading untuk produk keuangan membutuhkan kemampuan dan skill yang tidak main-main. Karena memang berkaitan dengan nilai yang tidak sedikit jumlahnya, jadi harus siap secara mental dan juga skill. Untuk itu, bekali diri kamu dengan beberapa skill berikut ini jika ingin jadi seorang trader yang handal, antara lain.

  • Kemampuan yang sangat baik dalam berkomunikasi dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini sangat dibutuhkan pada saat menegosiasikan pilihan trading dengan klien.
  • Kemampuan dalam hal numerik yang cukup kuat untuk memanipulasi data keuangan ketika harus melakukan analisis dan penyusunan laporan.
  • Mahir dalam menggunakan berbagai macam program komputer, ini diperlukan pada saat harus berhadapan dengan sistem keuangan terkomputerisasi pada saat melakukan perdagangan keuangan secara efisien.
  • Pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang isu-isu yang mungkin bisa saja mempengaruhi pasar keuangan. Karena hal ini cukup sensitif, jadi seorang trader harus punya kepekaan dan update dengan setiap isu ekonomi ada atau yang sedang hangat saat ini.
  • Fokus terhadap detail, serta mampu bereaksi dengan cepat dan tegas terhadap perubahan pasar yang terjadi secara cepat, terutama ketika harus mengambil keputusan dengan tepat.

Jenjang Karir Pekerjaan Sebagai Seorang Trader

Kamu bisa membangun karir sebagai seorang trader dengan bekerja di berbagai lembaga keuangan. Seperti misalnya bank investasi, perusahaan manajemen aset, dana lindung nilai, dan perusahaan keuangan lainnya. Sebagai trader di bank investasi atau bank komersial, kamu akan lebih fokus untuk menghasilkan keuntungan dengan menyediakan likuiditas untuk para klien.

Calon trader harus melewati proses rekrutmen yang ketat yang mungkin meliputi tes bakat hingga kepribadian. Sebagian besar bahkan baru perlu menghabiskan dua tahun bekerja di posisi trader junior dan belajar untuk meningkatkan kualifikasi mereka secara profesional.

Seiring bertambahnya pengalaman, kamu pun bisa mulai membawahi tim trader untuk beberapa jenis pasar keuangan. Atau bahkan mengambil spesialisasi di bidang trading tertentu.

💼 Memulai Karir dengan Gelar Sarjana

Karena persaingan yang kuat dalam bidang pekerjaan ini, sehingga kamu perlu memiliki gelar sarjana dengan nilai yang tinggi. Terutama di beberapa bidang terkait dengan trading baik secara teknis maupun bisnis, seperti keuangan, studi bisnis, matematika akuntansi dan jurusan terkait lainnya.

💼 Meningkatkan Karir dan Peluang

Kamu dapat meningkatkan peluang dan karir sebagai seorang trader dengan mengambil program pendidikan lanjutan, seperti mengambil sertifikasi dari lembaga terkait. Misalnya saja, sertifikasi CSA (Certified Securities Analyst) atau CTA (Certified Technical Analyst) dari LSP-PM (Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal).

Selain itu, agar karir kamu semakin menanjak perlu juga mempertimbangkan untuk memiliki sertifikasi WPPE (Wakil Perantara Pedagang Efek). Sertifikasi ini merupakan izin yang dikeluarkan oleh OJK untuk seseorang yang bertindak sebagai wakil perusahaan atau perorangan lainnya dalam kegiatan perdagangan efek (PPE).

💼 Berkarir Sebagai Seorang Trader

Kamu perlu mendapatkan kualifikasi profesional sebelum bisa melakukan semua fungsi trader. Dengan bertambahnya pengalaman, kamu bisa berkembang dan menduduki peran tertentu. Berikut ini beberapa peran dalam profesi trader, antara lain.

  • Proprietary Trader, mereka bekerja sebagai karyawan dari sebuah bank atau lembaga keuangan lainnya, yang bertugas untuk melakukan transaksi jual beli di pasar keuangan. Demi mendapatkan keuntungan untuk klien dengan modal dari perusahaan.
  • Sales Trader, bekerja untuk menciptakan bisnis baru bagi bank atau perusahaan efek dengan mengidentifikasi dan berbicara dengan klien potensial, dan menjadi penghubung antara klien dan trader yang akan menangani investasi.
  • Commodity Broker, mereka bekerja dengan membeli dan menjual kontrak untuk barang-barang komoditas, seperti minyak, gas, logam, dan makanan dengan mengatasnamakan perusahaan.
  • Quantitative Analyst atau Quant, seorang spesialis yang mengembangkan dan menjalankan rumus matematika kompleks, atau algoritma, yang menentukan harga saham atau produk keuangan lainnya termasuk menilai risiko yang ada. Serta mengidentifikasi peluang perdagangan yang mungkin bisa menghasilkan keuntungan.
  • Structurer, mengembangkan, membuat permodelan, dan menetapkan struktur harga untuk produk keuangan secara canggih. Misalnya seperti derivatif, yang harganya dapat bervariasi sesuai dengan nilai aset terkait, seperti saham.

Ternyata profesi sebagai trader ini cukup menarik ya, Rupawan People! Salah satu profesi yang sangat erat kaitannya dengan matematika, keuangan dan bisnis. Jadi jika kamu saat ini sedang mengambil pendidikan di jurusan ini, bisa lho mencoba berkarir di sini.

Tapi, pastikan kamu sudah tahu betul tentang seluk beluknya dan kamu punya minat yang cocok di bidang ini. Alasannya, agar kamu bisa tetap survive dengan pekerjaan kamu meski saat menjalaninya akan ada banyak suka duka yang harus kamu lalui. So, stay calm dan dengarkan kata hati kamu!